Makanan Sehat Mudah Diperoleh

(Gambar Ilustrasi)

Makanan adalah sumber energi bagi tubuh manusia. Makanan sehat membuat tubuh orang tsb sehat. Sebaliknya makanan tidak sehat dapat mendatangkan penyakit.

Saya sering mendapati beberapa teman masih kurang paham tentang makanan sehat. Ada yang bilang yang penting cukup makan tiga kali sehari, ada yang bilang empat sehat lima sempurna tapi dia sendiri tidak melaksanakannya. Malah ada yang bilang “makanan sehat adalah serbuk saripati tokek yang diseduh lalu diminum sekali seminggu” atau “empedu ular untuk menurunkan kolesterol”. Duh.

Buat saya, makanan sehat itu sederhana. Yang penting sumbernya, komposisinya, dan cara pengolahannya tepat. Komponennya adalah empat sehat lima sempurna, komposisi idealnya: 60% karbohidrat, 30% lemak, 10 % protein.

Makanan sehat sangat mudah didapat dan ia ada di mana-mana di sekitar kita. Berikut adalah beberapa tips gampang dari saya tentang makanan sehat:

1) Makanlah makanan segar.

Yang dimaksud makanan segar adalah makanan yang tidak ditambahkan zat kimiawi tertentu untuk memperpanjang umurnya. Dengan kata lain, makanan ini pasti akan busuk jika beberapa lama tidak di makan.

Saya tidak pernah mau mengkonsumsi mi instan, sambal botolan, daging kornet, sarden, minuman dalam kemasan dsb. Karena ke dalam makanan tsb sudah ditambahkan zat pengawet (Natrium benzoas, dsb) untuk mencegah pembusukan. Belum lagi zat pewarna. Zat-zat ini bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker/keganasan). Selain itu, saya pribadi berpendapat bahwa makanan instan hanya dikonsumsi dalam keadaan darurat, seperti pada korban bencana alam. Kenapa harus mencari yang instan, padahal di sekitar kita banyak makanan yang segar dan diolah di tempat?

2) Tidak mentah

Memasak makanan dapat membunuh berbagai macam mikroba penyebab penyakit. Sayur segar tapi tidak dimasak, berpotensi menyebabkan penularan parasit seperti Schistosoma sp. dan Cacing Tambang (Necator, Ancylostoma) penyebab penyakit infeksi saluran cerna dsb. Begitu juga dengan daging dan ikan yang tidak diolah sempurna.

Walaupun ditraktir, tapi saya tidak mau mengkonsumsi makanan mentah seperti sushi, karena di dalam ikan mentah terdapat Salmonella yang bisa menyebabkan typhoid. Es batu (yg kemungkinan besar terbuat dari air mentah)? Its a big NO. Adapun buah segar, jika memungkinkan, cucilah dengan air panas sebelum dimakan.

3) Kurangi asupan lemak

Tubuh kita membutuhkan lemak dalam porsi sedikit, untuk sumber energi cadangan, membentuk hormon steroid, dsb. Tapi lemak yang berlebihan dalam makanan dapat menumpuk di dinding arteri, menyebabkan sumbatan dan gangguan sirkulasi jantung. Oleh karena itu hindari/minimalisir makanan berlemak, seperti lemak pada tepi daging, fastfood, jerohan, gajih, santan, gorengan, dsb. Jika menggoreng, usahakan untuk tidak memakai minyak berulang >3 kali pemakaian.

4) Kurangi asupan gula

Untuk ukurang orang Indonesia, kebutuhan gula (karbohidrat) harian kita sudah terpenuhi dari mengkonsumsi 3 piring nasi setiap hari. Adanya tambahan asupan gula/karbohidrat di luar itu, seperti pada camilan, biskuit, kue, sirup, coklat, dsb berpotensi untuk diubah oleh tubuh menjadi lemak di bawah kulit dan gemuk. Kurangi gula dalam camilan, atau, gantilah dengan buah segar.

5) Perbanyak sayur dan buah

Sayur dan buah mengandung banyak elektrolit (Na, Cl, Mg, Fe, dsb) yang sangat bermanfaat untuk berbagai reaksi kimia di tubuh kita. Selain itu kandungan seratnya memperlancar transpor makanan di usus. Maka, setiap kali makan hendaknya disertai dengan sayuran,  dan buah jika memungkinkan. Tidak usah mencari yang mahal-mahal seperti apel atau pir. Buah rakyat seperti jeruk, pisang, dll sudah mencukupi.

6) Perbanyak konsumsi protein

Telah saya sebutkan untuk mengurangi asupan lemak dan gula. Di balik itu, perbanyak konsumsi protein. Protein adalah zat pembangun tubuh kita, terutama bagi Anda yang bekerja aktif sepanjang hari. Selain itu protein juga membentuk zat imunostimulan, untuk pertahanan tubuh, cocok bagi Anda yang sering sakit-sakitan. Sumber protein tidak harus mahal seperti susu. Dari ikan segar, tahu, tempe atau putih telur dapat memberi tubuh kita protein yang cukup setiap hari.

Bagaimana… tidak susah kan menyediakan makanan sehat? Makanan sehat sehari-hari ada di sekitar kita. Akan lebih baik jika kita sendiri yang mengolahnya, supaya kita pun bisa menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh kita. Dan jangan lupa …berolahraga/aktifitas fisik, karena harus ada keseimbangan antara “energi yang masuk” dan “energi yang dikeluarkan”. Berolahraga yang cukup 3 kali seminggu, dapat menghindarkan kita dari kegemukan, stres, penyakit Diabetes dan kardiovaskular.

You Are What You Eat – Anonymous.

©Gambar diperoleh dari sini

11 thoughts on “Makanan Sehat Mudah Diperoleh

  1. Jam penulisan kok 03.24 mas?
    Silahkan dijelaskan sebelum saya daftar
    terima kasih

    to: Pakde Cholik
    artikelnya saya ketik pukul 10.00 WIB
    kekeliruannya ada pada zona waktu WordPress yg saya gunakan, yaitu UTC+00 harusnya UTC+7 untuk wilayah Indonesia Barat.
    sudah saya koreksi Pak Dhe. salam.

  2. Pantes orang jamn dulu sehat-sehat dan panjang umur ya…
    Mereka banyak makan sayur dan buah yang seger-seger tanpa pestisida lagi. Hmmm

    Salam kenal! Kita saingan di ADUK :D

  3. to: Dewifatma

    terimakasih sudah berkunjung
    betul. di jaman sekarang kita tetap bisa meniru mereka kok. makanan segar dan minim kimia masih bisa ditemukan di pasar2 sayuran dekat rumah kita.

    salam kenal, dan selamat bertanding di ADUK. :D

  4. Pingback: Makanan Sehat dan Buku Sehat |BlogCamppost

  5. Pingback: Tali Asih dari Blogcamp « rod-tobing weblog™

  6. Pingback: Umur Manusia « rod-tobing weblog™

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s