Saya coba amati, apa gerbong spesial ini benar-benar ada dan dimanfaatkan oleh penumpang. Ternyata tidak juga. Kereta yang datang dari arah Kota tidak bisa diprediksi di mana berhentinya, sehingga ujung-ujung gerbong sulit dicapai. Mau melihat ‘tanda-khusus’ yang ada di pintu juga sulit;kereta berhenti hanya sekejap. Daripada ketinggalan kereta hanya karena mencari-cari gerbong, lebih baik segera naik. Alhasil kaum wanita tetap membaur dengan yang pria.
Lihat juga ‘Para Penantang Maut’
