Tiga anak itu ditampar oleh seorang bapak, persis di depanku. Bapak tsb tanpa ampun memarahi, menarik mereka, lalu memberikan pukulan terbaiknya. Apakah dia bapak dari anak-anak itu, entahlah…
Tapi awalnya ketiga bocah tsb sedang merokok sembunyi-sembunyi di belakang mobil besar, tanpa diterangi cahaya alias gelap-gelapan. Sesekali mereka tertawa. Dilihat dari posturnya sekilas, kemungkinan masih anak SD kelas 5 atau kelas 6. Dan biarpun sembunyi di balik kegelapan malam, namun ujung rokok yang menyala membuatku bisa melihat aktifitas mereka dari kejauhan.
Kemudian lewatlah seorang bapak yang baru saja pulang sembahyang. Bapak tsb jalan kaki di samping mobil. Tanpa disengaja, anak-anak itu tertawa keras sehingga menarik perhatian si bapak. Bapak tsb mencari sumber bunyi dan menemukan anak-anak itu… selanjutnya seperti sudah kutulis di atas… terjadilah adegan kungfu satu lawan tiga. Bocah-bocah ingusan itu lari terbirit-birit setelah membuang rokoknya yang belum habis.
…
Di setting lain, pagi hari sebelum berangkat kuliah, aku juga sering melihat anak-anak berseragam SMP duduk bergerombol di warung sambil merokok. Padahal itu jam 7 pagi lho, mestinya anak sekolah sedang belajar di kelas. Tapi mereka ini tidak. Dengan santainya mereka duduk, merokok, tertawa seolah tanpa beban. Kadang mereka datang bergerombol naik sepeda motor. Pasti mereka sedang bolos/cabut sekolah.
Yang mengherankan, mereka seakan nggak peduli dengan orang yang lalu-lalang di sekitarnya. Banyak orang sering menatap mereka dengan pandangan sinis. Tak jarang mereka ditegur dan diusir, tapi besoknya balik lagi ke tempat yang sama.
Kuperhatikan penampilan mereka nggak rapi (rambut acak-acakan, seragam ketat, celana sekolah baggy dan tas yang tipis isinya mungkin cuma satu buku tulis). Ditambah gayanya merokok, mereka kayaknya lebih pantas jadi gembel ketimbang siswa sekolah.
…
Jujur saja, aku nggak suka dengan orang yang merokok. Apalagi kalau merokoknya di depan umum. Selain membahayakan kesehatan, juga memberi contoh yang buruk. Asapnya nyebar kemana-mana, bikin orang lain batuk-batuk. Orang-orang seperti itu sering aku tegur lalu mematikan rokoknya.
Lha apalagi kalau anak-anak yang merokok! Kecil, bandel, bolos sekolah, merokok pula…sudah besar mau jadi gembel apa?!
Anak-anak kurang ajar. Didikan macam apa yang diberikan orangtuanya? Duh aku jadi ingin melihat orangtuanya seperti apa…

Sukseskan hidup sehat bebas rokok!
Dan yang lebih parah adalah sudah miskin perokok pula!
Salam kenal dari komunitas keluarga miskin, semoga berkenan berkunjung ke blog kami untuk menyumbang kesempatan meraih masa depan yang lebih baik dan harmonis.
Terima kasih
Wah anak-anak jaman sekarang , makin hari makin gak ada sopan santunya sama sekali…
Pingback: Lagi, mengenai rokok… « rod-tobing weblog™
merokok berarti membakar uang
smoke means burning money