Menu sarapan khas Medan
Masyarakat Medan pada umumnya memiliki menu khas untuk sarapan

Pedagang lontong sayur dan lupis di Medan
pagi, yang mungkin tidak/jarang dijumpai di daerah lain di seluruh Indonesia. Dan uniknya, menu sarapan tersebut bisa dijumpai hampir di seluruh sudut gang di kota Medan. Menu tersebut adalah lontong sayur dan lupis.
Penulis sendiri adalah penggemar kedua makanan tersebut, terutama lontong sayur. Hampir beberapa kali dalam seminggu penulis selalu menyempatkan untuk menikmati lontong sayur, sehingga tidak heran ada beberapa warung (kedai) lontong yang menjadi langganan penulis. Harganya yang murah (dua ribu rupiah seporsi, tiga ribu rupiah bila ingin pakai telur rebus) turut berperan dalam menimbulkan ‘ketergantungan’ penulis pada kuliner spesifik khas Medan tersebut.

Seporsi Lontong Medan
Yang membedakan lontong sayur khas Medan dengan lontong sayur (atau kupat sayur) dari daerah lain di Indonesia adalah penggunaan bumbu kari yang tajam dan kental dalam kuah lontong sayur tersebut. Sebagai perbandingan, jika lontong sayur Medan menggunakan kuah kari yang kaya bumbu dan berwarna merah, maka kupat sayur yang di Jakarta hanya berkuah santan biasa. Ini yang menambah daya tarik masyarakat, khususnya masyarakat Medan yang memang gemar mengonsumsi makanan berbumbu keras untuk, untuk menjadikan lontong sayur khas Medan sebagai menu sarapan paginya.
Tidak hanya itu, selain penggunaan kuah kari, daya tarik lontong sayur khas Medan ada pada kekayaan isinya, mulai dari tauco (tauco Medan memiliki cita rasa spesifik yang berbeda dari tauco buatan daerah lain), tempe goreng seukuran lidi, kerupuk merah, telor sambal, sayur kari, serundeng kelapa, bihun goreng, dan pada beberapa penjual menggunakan sayur labu siam.
Menu lain, seperti yang telah disebutkan di atas, adalah lupis. Berlawanan dengan lontong sayur yang rasanya pedas (akibat bumbu kari), maka lupis rasanya sangat manis akibat penggunaan gula merah. Lupis terbuat dari ketan yang direbus, lalu dibentuk menjadi segitiga seukuran telunjuk, kemudian ditaburi bumbu gula merah yang sudah dicairkan dan parutan kelapa. Rasanya sungguh nikmat, dan memberi rasa segar bagi yang menikmatinya di pagi hari.
Akhir kata, kedua menu di atas merupakan menu yang sebaiknya anda cicipi tatkala berada/berwisata di Medan. Penulis menjamin bahwa anda tidak akan menyesal dan akan kembali keesokan harinya untuk mencicipi menu yang sama.
Filed under: Makan-makan | 1 Comment
Tags: kaki lima, khas medan, kuliner, lontong sayur, lupis, makan pagi, medan, sarapan, unik


rodry,,
masa goreng2an d bantam g u masukan.
i2 khn menu favorit pas less..
u khn langganan x,
BPK Tesalonika pun g u masukan..
aneh.,.
pdhl i2 khn makNyoz,,,
he….99xxx